🍆 Puisi Hari Ini Aku Bahagia

Hariini entah bagaimana aku tidak tahu. Mengambang kenangan jauh di mata langit tinggi, Air mata ku diam-diam jatuh ke tanah kering. Seperti cermin langit di kolam telah memudar. Sudah waktu yang lama sejak aku melihat mu terakhir. Aku adalah sisi gelap bayangan matahari mu Setiap kali kau menatap mata ku. Aku merasa bimbang dalam kata-kata. Duahari menapak jejak bersama, telah memagut getarku tak bersisa." "Jika ini memang cinta, aku hanya tahu bagaimana cara mengungkapkannya dalam ketelanjangan apa adanya. Dengan segenap raga, hati, dan jiwaku yang mengulum kepasrahan tanpa syarat." "Di malam yang diisi sunyi, ingin aku memelukmu dengan bermiliar rasa rindu. Kudekap detak kita Akuadalah kebahagiaan yang menggerimis bersama cahaya fajar. Menyelimutimu ketika Kau langitkan harapan di bawah lampu pijar . Sore dan malam adalah waktu dimana Aku mencari bunga-bunga. Memetiknya, kemudian kuterimakan padamu saat Kau berbaring menungguku. Dan Engkau telah benar-benar lupa pada selain bahagia. Karena Aku telah menguburmu lebih dalam, ke dalam kalimat cintaku . 22.11.2016 Beranda» Karya Sastra » Puisi » BAHAGIA. BAHAGIA. Kamis, 13/06/2013 - 16:53 — muhammad rina a Puisi; Dulu kurasa aku pernah punya mereka. Ayah dan juga ibu. Tapi itu dulu. Dulu saat aku masih belia. Saat aku masi belum bisa ingat segalanya dengan sempurna. Dan sekarang kami telah bahagia. 1614 dibaca; Komentar . Tulis komentar baru PuisiHari Ini 7: Menunggu Telephone; Seolah bahagia, tapi memendam derita. Manusia waras pasti tak mau menderita. Kecuali sudah gila. Baca juga: Puisi Hari ini 4: Cerita Hujan Dari Gladak Perak. Pertigaan terakhir. Saatnya memilih. Karena hidup berjalan maju, bukan mundur. Aku bisa lupa. Bisa pikun. Tapi tidak dengan malaikat. Langit Puisi"Bahagia Itu Sederhana" merupakan salah satu puisi yang paling dicari oleh banyak orang.Baik dalam bentuk puisi baru maupun puisi lama, seperti syair, nazam, ataupun pantun. Bahagia sendiri impian bagi semua orang. Gina sendiri ingin bahagia dalam hidup ini; ceria setiap hari; riang dalam hati; meriah dalam merayakan anugerah kehidupan ini. Puisiini bisa menjadi sebuah motivasi tatkala kita putus cinta atau mengalami sebuah kegagalan. Hari ini telah berjuang: Sudah sangat sering kita mendengar, bahwa hidup adalah sebuah pertunjukan, dan manusia hanya aktor, yang barang tentu memiliki peran dan tugas masing-masing. Dengannya aku yakin dapat membuat orang bahagia. Puisioleh Miftah Sr. aku dan malam ini melebur bersama cahaya kerinduan. dan di sekilingnya ada kalimat cinta yang mengkristal. : berkilau tanpa bikin silau. hanya engkaulah sayang, yang tak bisa lepas dari ingatan. sebab memori dijiwaku telah penuh, bahkan lebih dari hanya sekadar kenal. : karena engkau sayang, bikin aku jauh risau. Padahalbaru kemarin kamu membuat orang sekitarmu bahagia Padahal baru hari ini kamu kalah dalam kecewa. Lantas atas nama gagalmu yang tak seberapa Sebisa mungkin kamu yakin keras kepala bahwa hidupmu ialah yang paling tersiksa Maka izinkan aku bertanya Apakah bersyukur adalah hal yang sulit kau rasa? Baca Juga: [PUISI] Menanti Rindumu . KEBAHAGIAAN Jika ingin bahagia, berdamailah dengan dirimu.. Jika ingin damai, tenanglah dengan semua musuhmu.. Tahlukkan musuh-musuh dengan kasih sayangmu.. Buat tersadar bahwa kau baik kepada semua selainmu.. Jika kau masih menyayangi Tuhanmu.. Ma'afkan dan rangkul kembali yang salah di sisimu.. Tunjukkan serta arahkan pada kebaikan oleh mu.. Beri kesanggupan dalam kebaikan dalam dirimu.. Kemarahan pasti ada tuk mendampingi kesabaranmu.. Sebab itu Tuhan menciptakan keduanya untukmu.. Kesatuan Akal, fikiran dan hati sebagai pengontrolmu.. Menciptakan rasa benci, tuk mendampingi kasih sayangmu.. Ketika kau menyayangi Tuhan-mu.. Maka Ia pun akan mengujimu dan menyayangimu.. Memberi yang kau minta dan mendengarkan semua keluhanmu.. Meminta kepada-Nya dan berusaha tidak mengeluh. Terimakasih Tuhan, kau berikan nafas untukku.. Engkau beri kesempatan tuk menikmati hidupku.. Tuk melakukan semua aktifitas serta bersyukur kepada-Mu.. Sampai detik ini ku selalu mengingat-Mu.. By. Afid Semut SAMBUTLAH SI “CINTA” Saat malam mulai larut Suasanapun semakin senyap Aku terbujur dalam kekakuan Karena hati terpasung dalam kesepian Kesedihan dengan kesendirian Seakan menggugurkan sejuta harapan Sepinya malam berlalu sudah Pagi datang mengawali hari baru Aku terbangun dari panjangnya malam Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela Tersiratlah cahaya mentari pagi Menyinari…… Menghempaskan semua khayalan kepahitan Memang, Aku harus tetap tegar berdiri Songsong hari yang baru Sambut dengan sesuatu yang indah Wujudkan misteri cita dan cinta Sambutlah si CINTA’ yang cantik Berikan dia senyum Warnailah hari-hari dengan cinta Kebenderangan Kala malam semakin larut Aku terpaku di dalam kesunyian Terdiam menatap ilusi kesendirian Diriku seakan terbiar dalam kehampaan Kebekuan jiwa menjelma Kedinginan nurani selalu menemani Aku merindu tentang kehangatan Aku bermimpi tentang keindahan Saat tirai kegalauan mulai tersibak Fatamorgana menjauh dari realita Hingga tersingkaplah kebenderangan Makna kedamaian yang hakiki Arti Cinta Di dalam kedinginan jiwaku Kau hadir mendekap erat kalbuku Dalam kesendirian nuraniku Kau temani aku dengan kemesraan Dalam kegalauan jiwaku Kau hadir untuk menghiburku Dalam kesepian malamku Kau hadir dalam indahnya mimpiku Tiada yang kupikirkan selama ini Kecuali aku merasa berarti bersamamu Kan kuayun langkahku ini Bersama irama kerinduan Kangen khan slalu menyelimuti hatiku Tak ada sesuatu terindah untuku Karena kau segala-galanya bagiku Arti perasaan Dikala aku merindu Ingin kutulis sejuta syair indah Ingin rasanya aku berkisah Tentang semua kekangenanku Di saat ini seolah aku sulit mencari Dermaga yang berairkan tinta emas Dan pena antik untuk mengukirnya Aku takut terdampar di pulau sana Yang penuh dengan ketidakpastian Paradigma ?!!! Hari demi hari terus berjalan Pergantian waktupun tidak dapat dielakan Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah Sebagai barometer dalam menjalani hidup Menuju sebuah wujud misteri Cita-cita’ Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup Tentang cita-cita yang tergantung di angkasa Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya Kamu bisa untuk menjalaninya Gapailah semuanya Sungguh beruntunglah orang yang slalu mensucikan diri Kembali kepada fitrah dan kesucian ’ Selamat Ulang Tahun ’ Success for You © Kujelang…. Pagi yang indah kujelang kembali Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan Hembusan angin menemaniku berjalan Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian Gemersik dedaunan bak irama kehidupan Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan Dalam menggapai makna cita dan cinta Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya Biarkan pergantian hari terus berjalan Karena setiap saat akan selalu kujelang Bingkai kehidupan Masa demi masa berlalu sudah Kemana kaki jalan melangkah Liku-liku kehidupan mengukir sejarah Kini saatnya berpotret diri Berbenah dari segala keburukan Meningkatkan semua kebaikan Ramadhan sebentar khan tiba Kini saatnya tuk membuka pintu hati Memaafkan semua kehilafan Mari kita sambut dengan gembira Dengan memperbanyak ibadah Tuk menggapai tingkatan taqwa Derajat tertinggi disisi khalik Semoga Allah selalu membimbing kita Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya Amiin Senyumanmu Aku terbayang akan manisnya senyumanmu Seakan hanya aku yang menikmatinya Namun aku hanya bisa merindu Akankah cintaku terdampar disuatu pulau ? Terbawa hanyut bersama gelombang kasmaran Dan berlabuh di pantai asmara Tetapi aku sangat yakin Disana kita khan bercinta Memadu kasih Bercerita tentang hari esok Khan kubiarkan semilir angin membelai tubuhku Hingga aku tertidur dalam sandaran pelukmu Namun mengapa suara ombak membangunkanku Saat mimpiku menerawang angkasa Menjelajahi ruang-ruang khayalan Tuhan, mengapa aku ini ? Terlalu menikmati senyuman itu Apakah aku telah menduakan cintaku dari-Mu Sampai hatiku bergetar menahan rasa Namun kini khan kubiarkan semua berlalu Terhempas terbawa arus Ke suatu negeri nun jauh disana Aku Tak Ragu Tuhan, Aku yakin dengan segala kasih-Mu Dan aku percaya akan semua sayang-Mu Namun mengapa aku ini ??? Selalu tak tahu diri Apakah ada sesuatu yang mengunci hatiku ?! Sehingga aku lupa akan semua cinta-Mu Tuhan, Kau pasti selalu mendekapku Namun aku tempikkan arti kehangatan-Mu Apakah aku insan tak tahu balas budi ?! Kurang bersyukur Selalu mencari dan berharap yang lebih Bahkan tanpa terasa dan tak tersadari Mungkin aku memohon selain kepada-Mu Tuhan, Andaikan aku selalu bersujud pada-Mu Dan bersimpuh di dalam rumah-Mu Tentu Engkau mau menerima tobatku Namun aku kadang merasa lain Karena banyak dosa yang kulakukan Tuhan, Aku tahu tangisku tak berarti bagi-Mu !! Kini biarlah aku merenungi semuanya Dan akan kucari pintu insyafku Tapi, aku yakin dan tak meragukan Akan semua ampunan-Mu, Tuhan. Keagungan Tuhan Merah merona bola api di atas cakrawala Tanda terbitnya sang surya di ufuk pagi Suara burung bernyanyi riang bergerak kian kemari Menggugurkan sejuta embun dari kerindangan daun Semua itu bukti Agungnya ciptaan Tuhan Sebagai manusia hendaklah bersyukur Ketemu lagi akan hari Setelah sesaat mengunci rasa Melupakan semua problema Kini ditantang perjalanan hidup Membuktikankan semua impian dan harapan Kalau kita sadar, nyata ataupun tidak Itulah garis takdir Tuhan Semuanya ini perjalanan waktu Manusia hanya bercita Namun begitu, yakinkan diri ini Hidup ini jangan disia-siakan Berbagi Kasih Kulihat daun meliuk Disaat kejora mulai menghilang Pagi datang begitu cepat Sayang sungguh sayang memang !! Juita malam menjadi penantian Indahnya pagi di pantai pengharapan Merupakan suatu makna keceriaan Saat ombak menuju ke tengah Pasti ia akan kembali lagi Membawa buih putih arti kehidupan Meratakan hamparan pasir yang berserakan Di tengah laut dari kejauhan Perahu kecil terihat menepi Membawa seribu ikan hasil tangkapan Dengan senyum kebahgiaan nelayan Ketika terkatung di tengah samudra Tidaklah sempat berfikir tentang cinta Semuanya seakan sirna Kini saatnya berbagi kasih Dengan permata hati Yang slalu menanti Malang Saat sosok itu terlentang Terkulai di kamar yang remang Tanpa busana Tak kenal budaya Aku hanya mendengar Gertakan kuat ingat aku adalah uang’ Perjalanan Wanita malam jadi kenangan Dalam suatu perjalanan Bola matanya indah menggoda Memberi rayuan tentang kemesraan Sungguh murah kau tawarkan Ternyata cukup uang recehan Cuma sekedar untuk membeli jajanan Pernah sesekali aku tanyakan Mengapa tak kau tinggalkan hal demikian Sebab itu kesia-siaan Tak salah memang kau katakan Kalau itu saling menguntungkan Tetapi ada pihak yang dirugikan Ibumu yang melahirkan Puisi Hari Ibu dapat dijadikan sebagai media bagi anak untuk mencurahkan rasa cinta dan terima kasih kepada ibu dimungkiri, kehadiran seorang ibu memberi makna bagi kehidupan seorang heran, tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari adanya peringatan ini, jangan sampai lupa untuk mengucapkan terima kasih dan menunjukkan kasih sayang kepada ibu, ya!Selain ucapan dengan kata-kata, Moms juga bisa mengirimkan puisi Hari Ibu yang menyentuh Juga 30+ Kata-Kata Terima Kasih yang Tulus dan Menyentuh HatiPuisi Hari Ibu yang Sedih dan MenyentuhFoto Ucapan Hari Ibu Orami Photo StocksPuisi Hari Ibu yang singkat dan sedih ini juga cocok diungkapkan dalam puisi Hari Ibu ini mungkin bisa mewakili kerinduan Moms sekaligus untuk mengungkapkan betapa penting sosok ibu dalam puisi Hari Ibu yang bisa dijadikan referensi1. Bait Sajak untuk AyahKarya AnonimIbu...Tulusnya nasihatmu telah membingkai hatikuMenuju lembah tinggi kedamaianDekapanmu telah meredam amarahkuTak kuasa tangisku berderaiKala ku ingat kata bijakmuKau jaga akuDari kotoran raga dan jiwa yang kan nodai akuKau rela diterpa deburan buih yang berlaluDemi akuDemi anakmu2. Ibu SuperKarya Joanna FuchsIbu, kamu adalah ibu yang luar biasa,Begitu lembut, namun begitu cara yang kamu tunjukkan bahwa kamu sabar saat aku melakukan kesalahan,Ibu memberikan bimbingan ketika aku bertanya,Tampaknya kamu dapat melakukan hampir semua hal,Ibu adalah master dari setiap adalah sumber kenyamanan yang dapat diandalkan;Ibu adalah bantalku saat aku membantu di saat-saat sulit;Ibu mendukungku setiap kali aku mencintaimu lebih dari yang kamu tahu,Ibu memiliki rasa hormatku aku memiliki pilihan,Ibu akan menjadi orang yang aku pilih!Baca Juga 10 Cara Sukses ASI Eksklusif Ibu Bekerja, Yuk Semangat untuk para Working Moms!3. Setetes Air MataKarya Hanim Fatmawati MadiunSetetes air mata seorang ibuGejolak hati yang seakan akan ingin menjeritAir mata terus mengalirMembasahi kedua pipinyaYang sangat lembutDi malam yang sunyi gelap guritaKedinginan yang merada di tubuhnyaHati yang terluka terhanyut dalam kesedihanSeorang ibu terusMeneteskan air mataDan ia mulai bertanyaKepada seorang anakIa mulai mengucapkanKata-kata dengan lisanMulutnya seakan akan ingin marahPenderitaan yang dirasakanIa mulai berbaringDan meneteskan air mataApa yang ia rasakanDan mulai merenung dan diamTanpa kata-kata4. Maafkan Aku, IbuFoto Ibu dan Anak AnonimAkulah sang pengukir mimpiYang menghendaki pergi berasal dari sunyiYang hanyut oleh gelisahDan ditelan rasa bersalahIbu, kaulah mataharikuTerang dalam gelapkuKau tuntun aku di jalur berlikuYang penuh oleh batuUcapanmu bagaikan kamus hidupkuAku berteduh dalam naungan doamuMemohon ampunan darimuKarena rida Allah adalah ridamuAku senang memilikimu IbuKarena engkau sinar hidupkuKaulah kunci berasal dari kesuksesankuIbu, maafkan aku5. Ibu MalaikatkuKarya MosdalifahIbu...Di sini kutulis cerita tentangmuNafas yang tak pernah terjerat dustaTekad yang tak koyak oleh masaSeberapa pun sakitnya kau tetap penuh cintaIbu...Tanpa lelah kau layani kamiDengan segenap rasa bangga dihatiTak terbesit sejenak pikirkan lelahmuKau terus berjalan di antara duri-duriIbu...Tak pernah kuharap kau cepat tua dan rentaTak pernah ku ingin kau lelah dalam usiaSelalu kuharapkan kau terus bersamakuDengan cinta berikan petuahmuIbu..Kau lah malaikatkuPenyembuh luka dalam kepedihanPenghapus dahaga akan kasih sayangSampai kapan pun itu..Aku akan tetap mencintaimu..Ibu, Juga 7 Cara Menghilangkan Tinta di Baju dengan Langkah SederhanaPilihan Puisi Hari Ibu SingkatFoto Ibu Menyusui Hari Ibu yang singkat ini juga bisa menjadi referensi bagi yang malu untuk mengungkapkan dengan panjang, tetapi ingin menyentuh puisi Hari Ibu singkat yang bisa dikirimkan kepada orang tersayang6. Untuk Ibuku TercintaKarya Agus SuarsonoKu ingin,Menghirup hawa yang kau hirupMelangkah,Di tempatmu melangkahBerteduh,Di tempatmu berteduhDan terlelap di atas pangkuanmuIbu...Ku cuma inginkan selalu bersamamuSepanjang waktuku...7. Ibu MataharikuKarya AnonimIbu...Tanpa mu, aku tidak bisa lahir..Tanpa mu, aku tidak bisa melihat dunia inidan tanpa mu, aku tidak bisa sebesar dan sekuat iniIbu...Kau malaikatku...Kau pahlawankudan kau mataharikuIbu...Aku tidak tahu harus berkata apa...Terima kasih, itu tidak cukupMembahagiakan mu, itu belum cukupAku sangat sayang padamu ibu...Baca Juga 13 Pilihan Hadiah untuk Guru, Ada Surat Cinta hingga Hadiah Buatan Sendiri!8. Dia...MamakuFoto Ibu dan Anak Perempuan Zakiyah Noer IslamiKala itu purnama sempurnaBenderang cahayanya menyinari samuderaKala itu seorang wanita menderitaTeriakannya mengguncangkan NusantaraDemi buah cinta yang terindahDia meradang, dia mengerang dengan bangganyaWahai dunia tahukah engkauSiapa wanita yang terhebat ituDia….mamaku9. Catatan Terima KasihKarya Lang LeavKamu telah memberitahukuSemua halAku perlu mendengarSebelum aku tahu,Aku perlu mendengar merekaAgar tidak takut dari semua halAku pernah takut,Sebelum aku tahuAku seharusnya tidak takut pada PelangikuKarya AnonimHari-hari yang indah seperti pelangi,dongeng dan mimpi indah di malam hari,kecupan untuk menghapus air mataku,pelukan hangat yang dalam memberi hadiah hidup untukku,aku berterima kasih atas perhatianmuBaca Juga 60 Kata-Kata Jawa Lucu, Sindiran, hingga Cinta yang Penuh Makna dan MotivasiPilihan Puisi Hari Ibu TercintaFoto Ibu dan Anak Bermain Bersama puisi Hari Ibu ini bisa dibacakan ketika peringatan Hari IbuYuk ungkapkan puisi Hari Ibu ini untuk orang tersayang, Ibu Luar BiasaApa yang bisa aku katakan tentang ibu yang luar biasa,Orang yang luar biasa, seorang ibu yang tiada aku membutuhkan ibu, ia selalu mendengarkan, memahami, dan menunjukkan bahwa ibu melakukan hal-hal yang dilakukan ibu lain,Tapi Bu, ada jauh lebih banyak lagi dari untuk menggambarkan perasaan yang aku rasakan,Cintaku padamu, Bu, dalam dan ibuku yang luar biasa, Selamat Hari Ibu!12. Aku Sayang IbuSenyuman ibu bisa mencerahkan setiap saat,Pelukan ibu membuat kita bahagia,Cinta ibu akan tinggal bersama kita selamanyaSerta menyentuh hidup kita dengan cara yang yang telah ibu ajarkan,Pengorbanan yang telah ibu berikan,Serta cinta luar biasa yang telah ibutunjukkan,Telah memperkaya hidup aku,dalam lebih banyak cara dan tidak mencintaimu ibu!13. Ibu Bahagia, SelaluFoto Wanita Tersenyum Bahagia ini aku menulis,Terutama di hari spesial ini,Semoga ibu bahagia,Di hari yang untuk memberitahumu hari ini,Akan selalu menjadi nomor menumbuhkan cinta di setiap hati,Dari hal-hal manis yang telah ibu Juga Catat Alasan Pentingnya Me Time untuk Ibu Rumah Tangga yang Sibuk14. Aku Bahagia, Ibu adalah IbukuAku senang kamu ibuku,Karena Ibu telah merawatku dengan mencintaiku dan ibu menunjukkannya,Aku sangat bersyukur dan sangat mencintaimu,Bertepatan di hari ibu ini,Terima kasih atas semua yang ibu lakukan,Selamat Hari Ibu!15. Malaikat Tanpa SayapIbu…Terimakasih atas kasih sayangmuTerimakasih atas perjuanganmuTerimakasih atas perhatianmuTerimakasih atas setiap tetesan keringat yang tercurah untuk anakmuTerimakasih atas pengorbananmuIbu..Maafkan amarahkuMaafkan keegoisankuMaafkan kenakalankuMaafkan aku atas airmatamuIbu.. engkau cahaya penerang dalam hidupkuJika orang bertanya padaku siapa pahlawanku? Pastilah engkau Ibu Juga Ini Dia 10 Manfaat Buah Pepaya untuk Ibu Hamil yang Sayang untuk Dilewatkan16. Bunda, CintakuSenyum mu mencerahkan setiap saat,Pelukanmu memberi sukacita di sepanjang hari,Kasihmu akan tetap bersama selamanyaDan menyentuh hidupku dengan cara yang berharga...Nilai-nilai yang engkau ajarkan,Asuh yang telah engkau berikan,Serta cinta indah yang telah engkau tunjukkan,Telah memperkaya hidupku,Terima kasih, Bunda, PelangikuFoto Anak dan Ibu yang indah seperti pelangi,Dongeng dan mimpi indah di malam hari,Kecupan untuk menghapus air mataku,Pelukan hangat yang dalam memberi hadiah hidup untukku,Aku berterima kasih atas Hari Ibu TerbaikFoto Ibu dan Anak Berpelukan puisi Hari Ibu berikut ini merupakan karya-karya dari sastrawan ternama Indonesia cocok dibacakan sebagai puisi Hari Ibu dalam perayaannya pada tanggal 22 Surat Untuk IbuKarya Joko PinurboAkhir tahun ini saya tak bisa pulang, lagi sibuk demo memperjuangkan nasib sayayang keliru. Nantilah, jika pekerjaan demosudah kelar, saya sempatkan pulang ya, Ibu masih ingat Bambang, kan?Itu teman sekolah saya yang dulu sering numpangmakan dan tidur di rumah baru saja bentrok dengannya gara-gara urusan politikdan Jakarta, Bu, bisa mengubahkawan menjadi lawan, lawan menjadi Ibu selalu sehat bahagia bersama penyakityang menyayangi khawatirkan keadaan akan normal-normal beberapa kali saya mencoba meralatnasib saya dan syukurlah saya masih saya dilanda sakitatau bingung, saya tak akan memberi tahu Natal, Bu. Semoga hatimu yang merduberdentang nyaring dan malam damaimu diberkati buat Bapak di IbuKarya Chairil AnwarPernah aku ditegurKatanya untuk kebaikanPernah aku dimarahKatanya membaiki kelemahanPernah aku diminta membantuKatanya supaya aku pandaiIbu...Pernah aku merajuk, Katanya aku manjaPernah aku melawan, Katanya aku degilPernah aku menangis, Katanya aku lemahIbu...Setiap kali aku tersilapDia hukum aku dengan nasihatSetiap kali aku kecewaDia bangun di malam sepi lalu bermunajatSetiap kali aku dalam kesakitanDia ubati dengan penawar dan semangat dan bila aku mencapai kejayaanDia kata bersyukurlah pada TuhanNamun...Tidak pernah aku lihat air mata dukamuMengalir di pipimu, Begitu kuatnya dirimu...Ibu...Aku sayang padamu...Tuhanku....Aku bermohon pada-MuSejahterahkanlah diaSelamanya...20. Sajak IbuFoto Ibu dan Anak Perempuan Wiji Thukulibu pernah mengusirku minggat dari rumahtetapi menangis ketika aku susahibu tak bisa memejamkan matabila adikku tak bisa tidur karena laparibu akan marah besarbila kami merebut jatah makanyang bukan hak kamiibuku memberi pelajaran keadilandengan kasih sayangketabahan ibukumengubah rasa sayur murahjadi sedapibu menangis ketika aku mendapat susahibu menangis ketika aku bahagiaibu menangis ketika adikku mencuri sepedaibu menangis ketika adikku keluar penjaraibu adalah hati yang rela menerimaselalu disakiti oleh anak-anaknyapenuh maaf dan ampunkasih sayang ibuadalah kilau sinar kegaiban tuhanmembangkitkan haru insandengan kebajikanibu mengenalkan aku kepada TuhanDemikian beragam puisi Hari Ibu yang menyentuh hati dan bisa dijadikan lupa berikan ungkapan kasih sayang melalui puisi Hari Ibu ini kepada ibu tercinta, ya! DI Indonesia, Hari Ibu dirayakan tiap 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional. Perayaan itu dilakukan dengan membebastugaskan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajiban mereka, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Ibu merupakan orang pertama yang telah membesarkan kita dengan penuh kasih sayang sampai sekarang. Beliau merupakan seseorang yang telah berjasa bagi kita semua. Pengorbanan seorang ibu sangatlah besar demi anaknya agar kelak dapat hidup bahagia. Mungkin ada sebagian dari kita yang tidak dapat merasakan kehangatan akan kasih sayang ibu sejak kecil. Oleh karena itu, hendaknya kita bersyukur apabila masih bisa berkumpul dengan ibu kita yang telah membesarkan kita dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Baca juga Ini 35 Ide Kado untuk Hari Ibu Ucapan terima kasih kepada ibu sering kali diungkapkan melalui puisi-puisi nan indah. Sehingga, tak jarang kita menemui puisi yang bertemakan ibu pada artikel, majalah atau bahkan buku pelajaran sekolah. Hari Istimewa Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi seluruh ibu di dunia ini. Selamat Hari Ibu untuk ibuku tersayang. Terima kasih atas semua hal yang telah kau berikan untukku. Semoga kau bahagia dan sehat selalu. Terima kasih buat semua yang sudah kau berikan untukku. Aku tahu aku tidak akan dapat membalas semua kasih sayangmu selama hidupku. Selamat Hari Ibu, Bu. Ibu Super Karya Joanna Fuchs Ibu, kamu adalah ibu yang luar biasa, Begitu lembut, namun begitu kuat. Banyak cara yang kamu tunjukkan bahwa kamu peduli. Ibu sabar saat aku melakukan kesalahan, Ibu memberikan bimbingan ketika aku bertanya, Tampaknya kamu dapat melakukan hampir semua hal, Ibu adalah master dari setiap tugas. Ibu adalah sumber kenyamanan yang dapat diandalkan; Ibu adalah bantalku saat aku jatuh. Ibu membantu di saat-saat sulit; Ibu mendukungku setiap kali aku menelepon. Aku mencintaimu lebih dari yang kamu tahu, Ibu memiliki rasa hormatku sepenuhnya. Jika aku memiliki pilihan, Ibu akan menjadi orang yang aku pilih! Setetes Air Mata Karya Hanim Fatmawati Madiun Setetes air mata seorang ibu Gejolak hati yang seakan akan ingin menjerit Air mata terus mengalir Membasahi kedua pipinya Yang sangat lembut Di malam yang sunyi gelap gurita Kedinginan yang merada di tubuhnya Hati yang terluka terhanyut dalam kesedihan Seorang ibu terus Meneteskan air mata Dan ia mulai bertanya Kepada seorang anak Ia mulai mengucapkan Kata-kata dengan lisan Mulutnya seakan akan ingin marah Penderitaan yang dirasakan Ia mulai berbaring Dan meneteskan air mata Apa yang ia rasakan Dan mulai merenung dan diam Tanpa kata-kata Pelangiku Hari-hari yang indah seperti pelangi, dongeng dan mimpi indah di malam hari, kecupan untuk menghapus air mataku, pelukan hangat yang dalam untukku. Bunda memberi hadiah hidup untukku, aku berterima kasih atas perhatianmu. Maafkan Aku, Ibu Karya Anonim Akulah sang pengukir mimpi Yang menghendaki pergi berasal dari sunyi Yang hanyut oleh gelisah Dan ditelan rasa bersalah Ibu, kaulah matahariku Terang dalam gelapku Kau tuntun aku di jalur berliku Yang penuh oleh batu Ucapanmu bagaikan kamus hidupku Aku berteduh dalam naungan doamu Memohon ampunan darimu Karena rida Allah adalah ridamu Aku senang memilikimu Ibu Karena engkau sinar hidupku Kaulah kunci berasal dari kesuksesanku Ibu, maafkan aku Dia...Mamaku Karya Zakiyah Noer Islami Kala itu purnama sempurna Benderang cahayanya menyinari samudera Kala itu seorang wanita menderita Teriakannya mengguncangkan Nusantara Demi buah cinta yang terindah Dia meradang, dia mengerang dengan bangganya Wahai dunia tahukah engkau Siapa wanita yang terhebat itu Dia….mamaku Catatan Terima Kasih Karya Lang Leav Kamu telah memberitahuku Semua hal Aku perlu mendengar Sebelum aku tahu, Aku perlu mendengar mereka Agar tidak takut dari semua hal Aku pernah takut, Sebelum aku tahu Aku seharusnya tidak takut pada mereka. Ibu Luar Biasa Apa yang bisa aku katakan tentang ibu yang luar biasa, Orang yang luar biasa, seorang ibu yang tiada duanya. Kapanpun aku membutuhkan ibu, ia selalu ada. Ibu mendengarkan, memahami, dan menunjukkan bahwa ibu peduli. Ibu melakukan hal-hal yang dilakukan ibu lain, Tapi Bu, ada jauh lebih banyak lagi dari dirimu. Sulit untuk menggambarkan perasaan yang aku rasakan, Cintaku padamu, Bu, dalam dan nyata. Untuk ibuku yang luar biasa, Selamat Hari Ibu! Aku Bahagia, Ibu adalah Ibuku Aku senang kamu ibuku, Karena Ibu telah merawatku dengan baik. Ibu mencintaiku dan ibu menunjukkannya, Aku sangat bersyukur dan bahagia. Aku sangat mencintaimu, Bertepatan di hari ibu ini, Terima kasih atas semua yang ibu lakukan, Selamat Hari Ibu! Bunga Oleh Ellen Erviandani Aku pilih mati ! Jika bunga tetap menangis Karena tiap-tiap tetesannya luka dalam jiwaku Aku pilih mati ! Buratan benang kusam jalannya terlampau terbatas Kala itu menghendaki aku bunuh sang waktu Aku pilih mati ! Sebagai aku kupu-kupu yang tak bersayap Bagi aku yang tak terbang cerahkan kelopaknya Aku marah ! Jika keasingan merengut senyum bunga Sangat teriris… Aku tak pilih mati ! Sinar doa-doanya selimuti malamku Begitu banyak harapan mimpi bunga padaku Aku bakal berdiam diri Dengarkan sepoi angin berasal dari dirinya Menyongsong tajam sorot mata tuanya Aku tak boleh mati ! Mendahului bunga Itu pintanya Pergimu Tiada Kembali Bila sepi malam seperti ini, Rinduku padamu mengusik jiwa. Teringat akan senyumanmu, Yang meneduhkan, mendamaikan, dan menenangkan jiwaku. Ibu, Sedih ini kan terobati Seandainya engkau ada di sini. Galau ini akan terhapus, Jika engkau masih bersama kami. Kini hanya doa Yang bisa kupanjatkan. Moga engkau bahagia di alam sana. Maafkan Aku, Ibu Akulah sang pengukir mimpi Yang menghendaki pergi berasal dari sunyi Yang hanyut oleh gelisah Dan ditelan rasa bersalah Ibu, kaulah matahariku Terang dalam gelapku Kau tuntun aku di jalur berliku Yang penuh oleh batu Ucapanmu bagaikan kamus hidupku Aku berteduh dalam naungan do’amu Memohon ampunan darimu Karena ridho Allah adalah ridhomu Aku senang memilikimu Ibu Karena engkau sinar hidupku Kaulah kunci berasal dari kesuksesanku Ibu, maafkan aku Samudra Kasih Bunda Ibu selalu memberi, memberi, memberi Sedari kita kecil hingga dewasa sampai dia pun tutup usia Kasih sayangnya pancaran kasih sayang Tuhan Tulis ikhlasnya pancaran tulus ikhlas Tuhan Dia samudra amat dalam dan langit luas kehidupan Dia seindah kerajaan burung-burung dan terumbu karang istana ikan Yang menjajikan kedamaian dan hidup bahagia Dia benteng pelindung atas bencana menimpa Meski tubuhnya sendiri renta Ibulah cahaya-cahaya di kegelapan Pandu penunjuk jalan lurus Karena hati dan cintanya yang tulus Pengorbananmu, Buda, iklas sumbangsihmu Teladan bagi banyak hal yang bernama baik Dengan akhlak dan cantik Dari rahimu kan lahir anak-anak salih-salihah Di telapak kakimu tergelar surga Karena selalu kau jaga langkahnya Di hadapan ibu yang mulia Terkaparlah anak-anak durhaka Ialah mereka yang mengingkari dan mengkhianati Tulus mendalam kasih sayangmu Yang lalai dan lupa karena tipu daya dunia Maka samudra ampunmu, Buda, kumohonkan sepenuh kalbu Jika kami pernah bersalah, berdosa Seringnya mengecewakan dan menyesakkan nafasmu Adapun doa restumu, Bunda, panjatkan dan limpahkanlah Untuk putra-putri yang mendambakanmu Sebelum kami berangkat mengayun langkah Membuka lahan-lahan kehidupan. Tidak Akan Terganti Oleh Nurhalimah Lubis Ketika kupandang lekat terhadap sudut matamu Tersimpan derita yang begitu mendalam Aku sadar disana banyak tersimpan air mata untuk kita anakmu Air mata yang telah kita lakukan Ibu Kamu selalu berharap kita anakmu yang kan menjadi nomer satu Namun sering kali kita melawan dan melalaikan perintahmu Kami selalu membuatmu bersedih Mulai saat ini aku bertekad untuk menghapus air matamu… dan menggantinya bersama dengan canda dan tawa Terima kasih Ibu Kau takkan pernah tergantikan di di dalam hati kita anakmu Pantaskah Aku Ku duduk berdiam diri Wanita yang mulai renta ku pandangi Wanita yang selama ini mengasihi Serta merawatku sepenuh hati Seorang wanita yang tak kenal mengeluh Yang tak peduli dipelipisnya berjuta peluh Yang bekerja keras tak kenal waktu Hanya demi kesuksesanku Tapi pantaskah aku ? Masih dicintainya Masih disayanginya Masih menjadi kebanggaannya Aku hanyalah anak tak tau diri Yang hanya tidur dan pergi setiap hari Yang membentaknya kala dinasihati Yang manja dan mementingkan diri sendiri Pantaskah aku, ibu ? Mendapat kasih sayangmu Mendapat cinta tulusmu Memanggilmu seorang ibu Aku marah, Aku benci, Pada diri sendiri Mengapa baru ku sadari ? Aku mengecewakannya Aku beban hidupnya Aku berdosa padanya Pantaskah aku, Mendapat surgamu ibu ? Demikian puisi yang telah dirangkum dari berbagai sumber sebagai rekomendasi untuk kamu, semoga bermanfaat. OL-1

puisi hari ini aku bahagia